Rabu, 29 Oktober 2008
Telah Bergabung Sebagai Trainer
HADIR MEMBERI INSPIRASI DAN PERUBAHAN
Sebagai Lembaga Training dan Konsultan SDM Consist Training Center memiliki Visi MEMBANGUN POTENSI SEJATI MANUSIA SPIRITUAL, EMOSIONAL, INTELEKTUAL DAN FISIK SEHINGGA MEMILIKI KARAKTER POSITIF YAITU IKHLAS, JUJUR, TAQWA, SYUKUR, BERANI, OPTIMIS, KREATIF, PANTANG MEYERAH, SABAR, VISIONER, KONSISTEN, DAN AMANAH UNTUK MERAIH KESUKSESAN DUNIA DAN AKHIRAT. Untuk mewujudkan Visi tersebut
SIAP MENYAMBUT DISAHKANNYA RUU APP
SIAP MENYAMBUT DISAHKANNYA RUU PORNOGRAFI
Walaupun telah mengalami perubahan banyak kalangan yang menolak mentah-mentah rencana pengesahannya. Padahal secara subtansi yang selama ini diperdebatkan, RUU pronografi itu telah banyak mengakomodir berbagai Aspirasi yang berkembang. Perubahan signifikan misalnya, menghilangkan kata “pornoaksi” karna diangggap memiliki definisin yang multitafsir. Selain itu perjalanan RUU ini sudah melalui mekanisme yang benar, mulai dari shearing dengan kelmpok – kelompok masyarakat baik yang pro maupun yang kontra, perbandingan dengan Negara-negara yang mengatur masalah pornografi hingga uji public. Bahkan saat pansus membawa draft ke tingkat daerah, banyak yang siap menyambut disahkannya RUU pornografi termasuk Irian Jaya.
Sampai kapankah mengingkari kebutuhan RUU Pornografi? Sementara tiada berita di media masa melainkan ada tragedi pemerkosaan setiap harinya. Kepiluan para korbannya tak tersuarakan bukan hanya di sudut-sudut
Wahai jiwa yang lagi kesat hatinya. Terbukalah kiranya. Tak rela masa depan terusakkan lantaran kebodohan generasinya. Tiadalah nurani, tiadalah ada kesetiaan pada kemanusiaan. Bagi setiap jiwa yang mengingkarinya.
Seonggok kemanusiaan terkapar
Siapa yang mengaku bertanggungjawab
Bila semua pihak menghindar,
Biarlah saya yang menanggungnya
Semua atau sebagiannya
(Ust. Rahmat Abudullah Alm. Allahu Yarham)
EMERGENCY… “Aknkah Masa dpn anak2 Qt dipertaruhkn oleh BAHAYA PORNOGRAFI? Tolong Kerahkan : 1.Kelompok Masyarakat 2.Lembaga Anda 3.Secara Personal 4.Dll Utk mengirim
Hadiri Aksi Mendukung Segera disahkan RUU APP
Hari :jumat 31 Oktober 2008
Jam : 13.00 wib
Kumpul di Mesjid Al-Azhar UNP
Jumat, 22 Agustus 2008
RENCANA PEMBENTUKAN ROHIS SMU ACEH SELATAN
RENCANA PEMBENTUKAN ROHIS SMU ACEH SELATAN
Ternyata masih banyak ladang dakwah belum sempat kita perhatikan, memang seperti itulah tabia’at perjalanan Dakwah ini, akan berhadapan dengan tantangan yang lebih besar seiring waktu perjalanannya. Peluang itu berupa usaha dan kerja keras yang kita lakukan untuk mebentuk ladang-ladang dakwah di wajihah tulabi(pendidikan), sebelum kita masuk ke masyarakat, lembaga-lembaga swasta maupun pemerintah pemerintahan.
Tapi pada saat yang sama kita menghadapi tantangan yang tak kalah besar, karna kita melakukan perubahan dan dinamika pemahaman keislaman yang tidak bersahabat pada Dakwah Islam itu sendiri, maka ini tentu memerlukan Ekspansi dakwah yang membutuhkan kader-kader dakwah yang cukup banyak, yang memiliki keunggulan normatif dan aplikatif. Kemampuan jajaran kader melakukan ekspansi dakwah, penyebaran fikrah, memperluas pengaruh dan membangun kepemimpinan di masyarkat.
Mungkin timbul pertanyaan bagi kita bagaimana mewujudkan hal yang semacam ini? Tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus memikirkan hal-hal yang dapat kita lakukan dengan sikap positif yang dibangun untuk peka terhadap kehidupan sekitar dan meresponnya secara manhaji.
Maka sebagai putera Asli aceh selatan, sebenarnya ada potensi besar yang kita miliki sesuai dengan keberadaan kita di Lembaga Dakwah Kampus, sebagian besar orang yang berpotensi di LDK banyak berasal dari aceh selatan, bahkan mampu di amanahkan sebagai ketua LDK, bahkan juga sudah bisa mengelola beberapa LDK di beberapa kampus. Suatu pertanyaan besar tentunya kenapa kita mamfaatkan segala potensi ini untuk pengembangan Dakwah di Aceh selatan? Bukankah nanti juga kita pikirkan?
Kita melihat ada peluang-peluang Dakwah yang sebenarnya sedang menunggu kehadiran kita untuk mengelolanya, salah satunya adalah merencanakan Pembetukan Rohis SMU Aceh Selatan, walaupun hal ini baru dipikirkan oleh beberapa orang Kader saja, namun harapannya semua kader dapat berpartisipasi dalam rangka terbentuknya Rohis SMU ini menuju kepada Aktivis Dakwah sekolah yang memilki komitmen kader.
Maka dalam Momentum Ramadhan ini karena sumua kader di LDK banyak yang pulang kampung ke aceh selatan, maka kita memamfaatkan peluang ini untuk melakuakan perencanaan pembentukan rohis di aceh selatan, dari hasil perencanaan yang susdah ada, konsep acara yang sudah dipikirkan adalah malakukan semacam acara Leadership Trainning atau trainning Motivasi yang arahannya nanti pembentukan Rohis yang di Flow-up oleh kader-kader daerah pasca balik ke kampus masing-masing, gambaran acara yang baru direncanakan adalah
08.00-08.30 : Pembukaan
08.30-09.00 : Ice Breaking
09.00-10.30 : Materi I
“ Konsep Diri & Dunia Kampus“
10.30-10.45 : Simulasi ( Pemantapan Materi )
10.45-12.15 : Materi II
“ Manajemen Waktu dan Organisasi”
12.15-13.30 : Sho-Ma
13.30-14.30 : Simulasi ( Pemantapan Materi ), pembentukan rohis Sekolah, serta penyerahan perengkat organisasi, memilih ketua rohis masing-masing sekolah serta ketua umum rohis aceh selatan
14.30-15.30 : Materi III
“ Tarbiyah Madalhayah & Simulasi Menotiring “mengatur jadwal mentoring berikutnya.
15.30-15.45 : Penutupan
Sesuai perencanaan yang sudah ada acara direncanakan di Aula MAN Unggul Tapaktuan, dengan target peserta 150 orang dari beberapa delegasi Sekolah, mengenai waktu acara direncanakan minggu pertama sekolah pasca Idul Fitri, tapi ini akan dibicarakan lagi di kampung nantinya karma kita belum bisa memperkirakan kondisi yang terjadi ada. Dan untuk sementara memang baru bisa di buat PJ sekolah saja. Yaitu
Man Unggul : Ikhwan Furqan Rizal (085260930206)
Man Unggul : Akhwat Hani Novia (085260234686)
SMU Unggul: Akhwat Mutia (085260105442)
Untuk Koordinasi Awal akan dilakukan bulan puasa menjelang lebaran, namun pertemuan selanjutnya dilakuakan Setelah halal bihalal Forsimantas, sekitar ba’da dhuhur di MAN Unggul T.Tuan untuk membicarakan persiapan acara yang di butuhkan tentunya dengan kehadiran seluruh ikhwah. Maka inilah gambaran acara yang baru di rencanakan segenap pemikiran dan partisivasinya sangat diharapkan demi terlaksananya acara ini.
.
Rabu, 23 Juli 2008

SEMANGAT DAKWAH TEKNIK SENKOMDA II
RIAU DAN KEPULAUAN RIAU
Alhamdullah, Kedatangan senkomwil ke-senkomda II merupakan salah satu agenda yang sejak awal yang sudah direncanakan, namun baru bisa dilaksanakan pada tanggal 2 juli 2008 kemaren, memang perencanaan senkomwil sendiri ada 4 orang tim senkomwil yang akan melakukan jaulah ke senkomda II , namun karena waktunya berdempetan juga dengan ujian akhir semester (UAS) yang sedang dilakasanakan Fakultas Teknik Unand, maka hanya Koordinator Senkomwil saja yang dapat berkesempatan untuk hadir dalam agenda tersebut, walaupun Akh Riza Zaimun selaku Koordinator Senkomwil baru saja kembali dari Aceh sehari sebelum keberangkatan ke Riau..benar-benar kelelahan yang tiada habisnya.
Pada hari selasa 1 juli 2008 akh riza baru saja sampai dari aceh sekitar jam 2 siangnya dan segera mengkomfirmasi seluruh tim senkomwil yang direncanakan untuk pergi kesana, namun setelah dikonfirmasi ternyata seluruh tim mempnyai jadwal ujian pada hari rabu 2 juli 2008 tersebut, kemudian akh riza langsung mengambil inisiatif untuk langsung memesan tiket pada ba’da asharnya dikarenakan pagi rabu harus berhadir disana, walaupun bangku yang ada pada saat itu yang ada bangku serap..ngak apa-apa lah yang penting sampai, bangda magrhib akh Riza langsung berangkat dan menjelang shubuh sudah sampai di Riau dan turun di depan Universitas Riau yang berlokasi di jalan Lintas Sumatera.
Setibanya di Universitas Riau, akh Riza langsung mengkonfirmasi panitia bahwa sudah berada di UNRI, 15 menit lamanya menunggu baru datang panitia dan langsung pergi ke mesjid UNRI untuk melaksanakan shalat shubuh, dan kami langsung menuju ke mes penginapan, setibanya di mes juga disambut oleh beberapa ikhwah yang lainnya dan sedikit bercerita tentang perjalanan menuju ke Riau sambil mencicipi sedikit keripik yang di beli dari Aceh, dan kemudian kembali memulihkan tenaga dengan sedikit istirahat karena acaranya akan dimulai ba’da dhuhur.
Setelah shalat dhuhur dan makan, kami langsung menuju kelokasi acara tempatnya di kampus Teknik Universitas Islam Riau(UIR) di ruangan jurusan teknik sipilnya, karena mati lampu maka acaranya dimulai agak sedikit terlambat, setibanya diruangan acaranya di buka oleh ketua senkomda II akh Harri Ardiles dan menyampai bahwa acara yang dilaksanakan ini melebihi target yang direncanakan semulanya yang hanya 80 orang ternyata yang hadir lebih dari 100 orang yang di hadiri 4 LDKT yaitu UNRI,UIR,UIN,POLTEK TELKOM, dan kemudian langsung diserahkan ke Akh Riza untuk memberikan sosilaisasi FULDKT dan sedikit melakukan pembekalan ke LDKT yang ada di Riau.
Peserta begitu antusias menanyakan tentang FULDKT dan sedikit mengutarakan kendala-kendala di LDKTnya masing-masing, sehingga waktunya diperpanjang setelah ba’da ashar, acara yang direncanakan juga melaksanakan mabit bersama, tapi sayangnya akh Riza tidak bisa mengikuti acara mabit yang dipersiapkan panitia karena harus segera pergi berangkat ke padang..karena ada ujian siang kamisnya, dan koordinatornya menyampaikan agar diadakan sosialisasi sekali lagi, agar pemahaman LDKT di riau semakin baik, terkait senkomda II di amanakan sebagai penaggungjawab MUSWIL II Wilayah Sumatera.
Senin, 23 Juni 2008
PASKA KAMPUS TEKNIK
“Mas, setelah lulus kuliah mau kemana?”
tanya seorang adik kelas kepada seniornya yang baru saja di wisuda.
Sang kakak senior termenung sambil menatap langit,
”Entahlah Dik, Kakak juga gak tau mau kemana setelah lulus ini. Yaah mengalir aja gitu. Daftar PNS, jadi pekerja di salah satu perusahaan, atau masuk yayasan itu semua takdir yang menentukannya, kalau kita berusaha memasukkan lamaran ke organisasi paska kampus tadi.”
Kurikulum yang diberikan perguruan tinggi hanya dipandang dari perspektif bisnis setelah dari kampus akan menjadi pekerja di salah satu perusahaan manufaktur maupun jasa yang sudah mapan dan establish. Maka, setting mental para sarjana teknik lebih condong pada pengembangan usaha diiringi peningkatan efisiensi dan efektifitas kerja.
• Pengertian da’wah profesi teknik dari hasil komisi adalah da’wah pada dunia kerja yang berorientasi pada disiplin ilmu keteknikan dengan berasaskan Islam untuk kemaslahatan ummat.
• Tujuan da’wah profesi teknik adalah mengaplikasikan keprofesian teknik dalam bentuk usaha-usaha serta lembaga untuk mengorganisir aktivitas dakwah teknik di kampus dan paska kampus dalam sebuah jaringan sebagai alat memperkuat ukhuwah islamiyah sehingga gerak da’wah secara nasional terarah dan terpadu dalam proses perbaikan ummat.
Caranya adalah
- Kita bebaskan pemikiran dari beban pengakuan akan kesarjanaan kita. Artinya kita jangan mengharap agar dengan kemampuan kita dan kalau saja bekerja ditempat orang kita akan mendapatkan kepastian gaji per bulan dan sistem kerja yang sudah jelas atau impinan akan pekerjaan yang ideal sesuai back ground pendidikan saat kuliah. Karena kita saart ini akan memulainya dari nol maka jadikan kita menerima realita apa adanya dngan bersikap sewajarnya.
- Kita mulai rencanakan sistem kerja kita. Berbicara tentang sistem maka yang dimaksud adalah input, process, output dan feed back. Maka setiap hal tersebut harus disiapkan.
- Menentukan aktivitas usaha kita. Jenis usaha jangan terlalu ideal dengan kompetensi kita saja, namun kita hidup di alam realita membutuhkan adanya investasi, pengelola dan pasar. Maka tiap item harus dijabarkan dan akan menjadi peluang bisnis kita diawalnya
- Kembangkan bisnis sesuai dengan kekuatan kita
- Arahkan potensi bisnis kita mengikuti kompetensi dan hal yang kita sukai, sebab bisnis tergantung keminatan seseorang agar dapat ditekuni secara maksimal.
- Jalin hubungan dengan personal atau orang yang berpikiran sama dengan kita untuk menjadi tim bisnis kita.
- Dirikan perusahaan berbadan hukum seperti CV. maupun PT
- Kuatkan posisi tawar dengan melakukan komunikasi relational dengan perusahaan, birokrasi maupun LSM sesuai dengan core bisnis kita
- Profesionalkan kerja dengan melakukan standardisasi pekerjaan kita
- Jalin hubungan relasional dengan perusahaan sejenis untuk mengadakan konsorsium maupun merger.
- Kembangkan usaha yang bervariasi di sekitar fokus bisnis kita.
- Sinergikan kebutuhan satu unit bisnis kita dengan unit bisnis kita yang lainnya dan buka peluang agar dapat menjadi perusahaan terbuka
- Biarkan perusahaan kita dikelola orang, kita dapat duduk dibagian komisaris maupun pemegang sahamnya saja dan selanjutnya mengembangkan bisnis lainnya yang hanya butuh investasi
- Selamat menikmati bisnis Anda. Biarkan uang bekerja untuk kita.
Sebuah grand desain dalam menjawab tuntutan kontemporer dakwah kampus
Kampus ? Lagi-lagi kampus. Banyak sekian analis dakwah mengatakan bahwa barang siapa yang dapat menguasai kampus maka 20 tahun ke depan mereka akan memegang dunia. Artinya kondisi merah, hijau ataupun kuning dunia ini ada ditangannya. Mereka akan mengubah dunia dengan begitu mudahnya. Karena pada saat itu mereka adalah para leader, mereka adalah pemegang kebijakan.
Alasan yang menarik dari sekian alasan. Kampus dengan segala potensi positifnya akan mengantarkan kejayaan umat ini sebagaima pada saat umat Islam mencapai puncak kejayaan. Ini yang dijanjikan oleh Rasululah SAW. Mengapa ? Jelas bahwa kebangkitan Islam akan dimulai dengan kebangkitan umatnya. Kebangkitan umat akan dimulai dengan kebangkitan pemudanya. Dan siapa pemuda Islam yang paling potensial untuk itu ? Adalah mahasiswa jawabnya. Bukan yang lain dan hanya itu. Siapa mereka ? Adalah kita tentunya. Jadi bangkit tidaknya Islam adalah sejauh mana kita mampu merubah dunia ini. Karena kita adalah sumber potensi terbesar dan aset umat yang paling berharga.
Dakwah Kampus. Ada yang mengatakan kampus adalah miniatur sebuah negara yang mana banyak sekali pembelajaran penting dari sebuah pengelolaan bangsa. Ada pembelajaran ideologi. politik, ekonomi, sosial, seni dan budaya bahkan sampai pembelajaran intelegen dan keamanan. Semuanya bila dibingkai dalam ranah dakwah kampus akan menjadi kekuatan raksasa yang segera bangkit dari tidurnya. Artinya dari kampus akan menjadi akselerator kebangkitan umat yang sungguh sangat besar bahkan orang-orang kafir sampai mengatakan bahwa ini adalah sangat berbahaya. Inilah yang ditakuti musuh-musuh Islam. Sehingga banyak sekali para musuh Islam dengan berbagai cara menghancurkan para pemudanya.
Tuntutan kontemporer dakwah kampus. Tuntutan kontemporer dakwah kampus adalah sejauh mana peran yang kita punyai dalam menjawab tuntutan zaman. Peran ini menuntut adanya kompetensi atau spesialisasi. Tentunya profesionalisme kerja dakwah akan semakin produktif bila yang menjalankan adalah orang-orang yang ahli di bidangnya. Dakwah kampus dengan segala realitanya akan segera menjawab tuntutan dakwah. Kampus adalah pusat intelektual, pusat ideologis dan pusat keilmuan. Dari kampus potensi keilmuan adalah potensi tertinggi peradaban dunia. Sangat salah kiranya bila kampus hanya berorientasi pada profesionalisme lembaga dakwah kampus(LDK)nya saja tetapi tentunya akan terus dan berkembang dalam pengelolaan wilayah keilmuan. Ini peran utama dakwah kampus yang seharusnya menjadi sebuah meanstream gerakan dakwahnya. Mengapa ? Pertanyaan retorik itu sangat jelas jawabnya. Sebenarnya potensi dakwah yang paling produktif adalah pendekatan keilmuan bukan pendekatan harokiyah/ diniyah ansih. Sebagai contoh real adalah para mahasiswa akan lebih interest mengikuti kegiatan asistensi mata kuliah jurusannya daripada asistensi agama Islam. Pernyataan ini hampir dibenarkan oleh seluruh asisten agama Islam.
Kompetensi/ spesialisasi dalam paradigma produktifitas dakwah kampus. Gerakan dakwah kampus berbasis kompetensi tidak kemudian hanya dipahami secara parsial yaitu berkutat pada kehidupan akademik. Kompetensi/ spesialisasi tidaklah hanya dipahami dalam satu makna disiplin ilmunya saja. Tetapi sangat luas dan variatif walaupun memang disiplin ilmu menjadi jargon dalam menjual potensi ilmunya pada pendekatan dakwah akademik yang paling produktif. Pendekatan akademis adalah pendekatan yang paling representatif dalam gerakan dakwah kampus. Ini yang kemudian tidak boleh dilupakan.
Urgensi dakwah akademis. Begitu pentingnya potensi keilmuan sehingga menjadi sebuah gerakan dakwah (meanstream) yang sangat produktif. Amal ilmy adalah amal da’awy dalam pendekatan spesialis. Urgensi keilmuan adalah ruh yang paling mendasari gerakan JIHAD IPTEK (Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi). Tidak akan bangkit Islam tanpa adanya penguasaan IPTEKnya. Tidak akan adanya penguasaan IPTEK tanpa bangkitnya kehidupan keilmuan kaum muslimin. Tidak akan bangkit kehidupan keilmuan tanpa ruh dan tujuan mengapa kita harus berilmu. Sebagaimana Allah menurunkan ayat yang mulia dari Al-Quran berbunyi Iqra’ (bacalah). Iqra’ adalah inspirasi tertinggi dalam JIHAD IPTEK. Iqra’ adalah pintu awal keilmuan. Maka seyogyanya tuntutan dakwah kampus berbasis kompetensi ini mendapat respon yang luar biasa bagi aktivisnya. Maka seyogyanya tuntutan ini akan melahirkan rumusan yang paling strategis. Kesalahan dalam membuat strategi dakwah akademis akan membuat fatal dan bahaya bagi dakwah itu sendiri. Mengapa ? Karena kesalahan orientasi dakwah akan membawa pengaruh yang tidak kecil bagi dakwah itu sendiri.
Rambu-rambu dakwah akademis. Dakwah memang tidak semudah yang kita bayangkan. Keberhasilan dakwah akan dapat kita lihat bila sejauhmana kita sebagai seorang dai mampu memecahkan permasalahan umat yang semakin hari semakin kompleks. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam dakwah akademis adalah :
1. Dakwah akademis adalah hanya salah satu wajihah dakwah kampus.
2. Dakwah akademis adalah tidak melupakan wilayah dakwah strategis lainnya.
3. Dakwah akademis membutuhkan perangkat yang banyak selain mahasiswa adalah dosen, birokrat lembaga penelitian dan lain-lain.
4. Dakwah akademis hendaknya tidak merubah orientasi dakwah yang asasi yaitu perbaikan umat dan penegakan nilai-nilai Islam dimana dan kapanpun berada.
5. Dakwah akademis harus mempunyai sistem atau format yang matang sehingga pengelolaan kader tidak menjadi masalah dikemudian hari sebagaimana karena masalah ini adalah wilayah yang paling interest maka seluruh kader akan beralih peran sebagai akademisi-akademisi dengan alasan gerakan dakwah akademis dengan kemudian meninggalkan wilayah strategis lainnya.
6. Dakwah akademis adalah wilayah JIHAD Ilmy itu sendiri sehingga mereka tidak hanya mengejar nilai tetapi ilmu itu sendiri.
Strategi menuju dakwah akademis. Dalam sebuah grand desain tentunya akan kita temui apa itu yang namanya strategi dakwah akademis. Adapun kampus dengan segala tuntutan dakwah kampusnya maka harus ada strategic planning. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam strategi dakwah akademis :
1. Kader dakwah hendaklah dipahamkan akan urgensi dakwah akademis dan perlu adanya gerakan bersama kader dakwah dalam mengelorakan gerakan dakwah akademis.
2. Perlu adanya strategic planning of study in universiy.
3. Perlu adanya sistem yang matang.
4. Adanya fungsi kontrol dakwah akademik.
5. Adanya tim yang merumuskan, merencanakan, mengelola bahkan mengevaluasi gerakan dakwah akademis.
Ingat bahwa gerakan akademis adalah hanya sebagian kecil gerakan dakwah kampus. Hal itu hanya merupakan bagian saja dari prasarat dakwah kampus yang bersifat integral dan komprehensif. Dalam kaidah ushul fiqih dikatakan bahwa sesuatu itu akan menjadi wajib bila tanpa sesuatu itu maka tujuan tidak tercapai adanya. Keberhasilan dakwah kampus adalah hanya bagian kecil dari keberhasilan dakwah yang besar. Kebangkitan umat akan sangat nyata di depan mata kita manakala pengelolaan dari segmen kecil sebagaimana pengelolaan dakwah kampus lancar. Wallhu ‘alam bishshowab.
Aan Iswadi
Koordinator SENKOMNAS FULDKT 2004-2006
(Sentra Komunikasi Nasional Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kampus Teknik) Se-Indonesia.